Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, mengungkapkan bahwa saat ini telah disiapkan puluhan rumah pribadi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, beliau menekankan bahwa jumlah puluhan rumah pribadi yang tersedia saat ini masih sangat terbatas. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada Kamis, 15 Mei 2025, terkait perkembangan pembangunan infrastruktur di IKN. Ketersediaan puluhan rumah ini menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat negara ke IKN.
Menurut Menteri Prabowo, pemerintah telah merencanakan pembangunan 48 unit rumah tapak di IKN. Namun, hingga saat ini, baru 36 unit yang telah selesai dibangun dan siap untuk dihuni. “Kita sudah siapkan 48 rumah, tapi baru 36 yang selesai. Ini masih terbatas, namun kita terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur di IKN,” ungkap Prabowo. Beliau menambahkan bahwa pembangunan rumah-rumah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan ketersediaan hunian yang layak bagi para ASN dan pejabat negara yang akan bertugas di IKN.
Pembangunan puluhan rumah ini menggunakan konsep rumah tapak yang modern dan ramah lingkungan, dengan mempertimbangkan aspek kenyamanan dan keberlanjutan. Setiap unit rumah dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang memadai, seperti akses internet berkecepatan tinggi, sistem pengelolaan air bersih, dan ruang terbuka hijau. Pemerintah juga berencana untuk membangun fasilitas umum lainnya, seperti sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan, guna mendukung kehidupan masyarakat di IKN.
Menteri Prabowo menjelaskan bahwa keterbatasan jumlah rumah yang tersedia saat ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk tantangan logistik dan cuaca yang tidak menentu. Namun, beliau menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan seluruh unit rumah yang direncanakan secepat mungkin. “Kita menghadapi beberapa kendala, namun kita terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk mempercepat proses pembangunan. Kita ingin memastikan bahwa IKN dapat segera berfungsi sebagai pusat pemerintahan yang modern dan efisien,” ujarnya. Pembangunan infrastruktur di IKN terus menjadi prioritas pemerintah dalam upaya mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju dan berdaya saing global. Keberadaan puluhan rumah yang sedang dibangun menjadi salah satu bagian penting dari pembangunan infrastruktur tersebut.Sumber dan konten terkait
