Perayaan tahun baru lunar tahun ini membawa kemeriahan luar biasa di pusat kota, di mana agenda Imlek di Jakarta melalui Festival Sudirman-Thamrin yang digelar pada 13 hingga 17 Februari 2026 diprediksi bakal menjadi magnet wisata akhir pekan bagi warga lokal maupun turis mancanegara. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menyiapkan rangkaian acara budaya yang megah, mulai dari parade barongsai, pertunjukan musik tradisional Tionghoa, hingga bazar kuliner nusantara yang memenuhi sepanjang jalur protokol. Festival ini tidak hanya menjadi simbol toleransi keberagaman, tetapi juga upaya nyata dalam menggerakkan ekonomi kreatif di jantung ibu kota melalui pemanfaatan ruang publik yang lebih inklusif dan tertata rapi.
Guna memastikan kenyamanan para pengunjung, jajaran Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan telah menyiapkan skema pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang sangat komprehensif. Selama lima hari penyelenggaraan, sebanyak 2.500 personel gabungan dari kepolisian, Satpol PP, dan petugas keamanan internal ditempatkan di titik-titik krusial seperti Bundaran HI, kawasan Sarinah, hingga Dukuh Atas. Penjagaan ketat dilakukan setiap harinya, terutama pada puncak acara yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 14 Februari 2026, mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB. Petugas kepolisian juga mendirikan posko keamanan terpadu di setiap jarak 500 meter di sepanjang jalur pedestrian untuk memudahkan koordinasi dan pemberian layanan bantuan bagi masyarakat selama perayaan Imlek di Jakarta.
Rekayasa lalu lintas pun telah disiapkan secara mendetail untuk meminimalisir kepadatan kendaraan. Sejak pukul 15.00 WIB pada tanggal 13 hingga 17 Februari, jalur lambat di Jalan Sudirman akan difokuskan bagi pejalan kaki, sementara transportasi umum seperti TransJakarta tetap beroperasi normal dengan pengawasan khusus dari petugas lapangan. Masyarakat sangat disarankan untuk menggunakan moda transportasi massal seperti MRT dan LRT yang jadwal operasionalnya diperpanjang hingga pukul 01.00 WIB dini hari selama periode festival berlangsung. Kehadiran petugas Dishub di persimpangan jalan membantu mengarahkan kendaraan pribadi menuju kantong-kantong parkir resmi yang telah disediakan di gedung-gedung perkantoran sekitar area festival, sehingga suasana Imlek di Jakarta tetap tertib dan nyaman bagi keluarga.
