Ibukota Negara (IKN) Nusantara terus menunjukkan daya tariknya di mata investor global. Sejumlah investor IKN asing dikabarkan semakin antusias untuk terlibat dalam pembangunan proyek strategis nasional ini dan tidak ingin melewatkan potensi keuntungan di masa depan. Hal ini terungkap dalam berbagai forum investasi dan pertemuan bilateral antara pemerintah Indonesia dengan perwakilan negara sahabat dalam beberapa pekan terakhir di bulan Mei 2025.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, secara konsisten menyampaikan optimisme pemerintah terkait ketertarikan investor IKN asing. Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Senin, 12 Mei 2025, beliau menegaskan bahwa tren peningkatan minat investasi asing ke IKN terus berlanjut secara signifikan. Negara-negara seperti Korea Selatan, Jepang, Singapura, Uni Emirat Arab, bahkan beberapa negara dari Eropa dan Amerika Utara, menunjukkan keseriusan untuk menanamkan modal di berbagai sektor vital di IKN. Fokus investasi mereka mencakup pengembangan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya, sektor energi terbarukan yang menjadi tulang punggung konsep kota berkelanjutan IKN, pembangunan kawasan industri berteknologi tinggi, serta pengembangan sektor pariwisata yang mengandalkan keindahan alam Kalimantan Timur.
“Kami merasakan energi positif dan antusiasme yang luar biasa dari para investor IKN mancanegara. Mereka tidak hanya melihat IKN sebagai proyek ambisius pemerintah, tetapi juga sebagai peluang investasi yang menjanjikan dengan potensi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pemerintah Indonesia berkomitmen penuh untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi setiap investor IKN yang ingin berpartisipasi. Berbagai insentif fiskal dan non-fiskal juga terus kami kaji dan implementasikan untuk semakin menarik minat investasi,” papar Menteri Bahlil dengan nada optimis.
Lebih lanjut, Menteri Bahlil memberikan contoh beberapa proyek strategis yang telah menarik minat konkret dari para investor IKN asing. Di sektor kesehatan, beberapa perusahaan asing berencana membangun rumah sakit bertaraf internasional dengan fasilitas dan teknologi terkini. Di bidang pendidikan, gagasan untuk mendirikan kawasan pendidikan terpadu yang melibatkan universitas-universitas ternama dari berbagai negara juga mendapatkan respons positif. Selain itu, pembangunan infrastruktur transportasi modern seperti bandara internasional yang megah dan pelabuhan yang terintegrasi juga menjadi daya tarik utama bagi para investor. Pemerintah menargetkan aliran investasi asing langsung (FDI) ke IKN akan terus meningkat secara eksponensial seiring dengan kemajuan pembangunan fisik dan kepastian regulasi yang semakin solid.
Kepercayaan dan komitmen dari para investor asing ini menjadi modal penting dan suntikan semangat bagi kelanjutan pembangunan IKN Nusantara. Pemerintah Indonesia menyadari betul bahwa investasi asing memiliki peran krusial dalam mempercepat realisasi visi IKN sebagai kota pintar, hijau, dan berkelanjutan. Dengan semakin banyaknya investor yang terlibat, diharapkan pembangunan IKN dapat berjalan sesuai rencana, bahkan lebih cepat, dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Sinergi antara pemerintah, investor domestik, dan investor asing menjadi kunci utama keberhasilan IKN di masa depan.
